Sinopsis Gangaa episode 564 bag 2




Sinopsis Gangaa episode 564 bag 2 by Meysha Lestari.  Shiv berkata kalau dirinya dan Gangaa saling terkait dan mereka memutuskan untuk hidup bersama. Gangaa yang tidak menyangkah para panchan akan datang, mendekaat dengan malu-malu. Shiv meminta panchan tidak menanyai Gangaa tentang hal itu karena gangaa menganggap harga dirinya lebih penting dari segalanya, "kami telah mengambil keputusan sebelum waku satu bulan habis bahwa kami akan menghabiskan hidup bersama.." Para Panchan seperti memahami maksud Shiv. tapi Gangaa membantah, "itu bohong!.." Gangaa memberitahu para panchan apa yang terjadi sebenarnya, bahwa Shiv coba memaksanya. Para panchan menatap Shiv. Shiv berkata, "sudah ku bilang, dia pasti akan menyangkal..."

Gangaa menatap Shiv dengan gusar, "Shiv, mengapa kau melakukan ini?" Para panchan menatap Gangaa dan melihat lengan bajunya yang koyak. Mereka tidak mempercayai ucapan Gangaa dan berkata kalau mereka melihat apa yang terjadi didalam sana dari balik pintu. Gangaa menyangkal, dia berkata kalau Shiv telah menculiknya. Para Panchan bertanya apakah Gangaa punya bukti?? Gangaa menatap Shiv dengan bingung dan putus asa. Shiv menarik nafas lega. Gangaa coba menjelaskan, tapi Panchan menepis penjelasan Gangaa. Mereka menyuruh Gangaa menurut pada Shiv dan hidup bersamanya sebagai istri yang patuh, karena sebagai pemimpin masyarakat mereka sama satu dan lainnya. Gangaa tidak terima, dan menolak keputusan panchan, "shiv memaksaku untuk tinggal di rumahnya.."

 
Panchan tak mau dengar. Mereka telah membuat keputusan dan menyuruh Shiv mengurus Gangaa, "dia adalah tanggungjawabmu.." Shiv mengucapkan terima kasih dan para panchan pun pergi. Gangaa menatap Shiv dengan tatapan tak percaya. Shiv bala smenatap Gangaa dengan taatapan penuh kemenangan. Gangaa memprotes Shiv. Shiv menjawab kalau itu seperti apa yang di tuduhkan Gangaa padanya, "... sebelumnya, aku tak pernah memikirkan akan melakukan hal seperi ini padamu, ytapi kau telah menuduhku. Sekarang kau akan melihat apa yang bisa aku lakukan. kau telah merubah Shiv yang lama, menjadi sosok baru yang bisa melakukan apa saja. Aku tahu kau pengacara. kau pasti menginginkan bukti. Aku telah membuatkan bukti dan membiarkan mereka melihatnya. Siapapun bisa melihat apa yang terjadi antara kita.."

gangaa berteriak putus asa, "itu bohong!" Shiv menyahut, "siapa yang perduli tentang kebenaran? kau telah merubah Ram menjadi Ravan. Sekarang kau akan melihat apa yang bisa di lakukan Ravan ini..." lalu dengan wajah menahan emosi, Shiv bergegas melangkah ke mobil. Shiv terlihat memejamkan mata, coba menenangkan diri. Shiv berkata dengan penyesalan dan kesakitan yang termata sangat atas apa yang dia lakukan pada Gangaa. Shiv berkat adalam hati, "aku harus menanggung semua ini demi kebahagianmu. Aku berbohong untuk membuat segalanya menjadi mudah. kau tak akan pernah mengerti aku. Apapun yang ku lakukan hari ini adalah untuk menyelamatkanmu.." Shiv menarik nafa sberat. matanya basah oleh airmaata. Shiv berkata dengan sedih, "aku tahu, kau akan menatap rendah diriku, tapi aku tak bisa melihatmu mengenakan pakaian putih itu... tidak bisa..!"  Shiv menguatkan diri, lalu mengusap airmatanya.

Dia kembali ke tempat Gangaa berdiri menyesali diri. Shiv mengajak Gangaa pergi bersamanya. gangaa menolak. Shiv menarik tanganya dengan paksa. Gangaa terpaksa mengikut meski dengan protes. Shiv membuka pintu mobil. Gangaa memberontak, meminta Shiv melepaskan dirinyaa. Shiv mendudukan Gangaa dan mengikatkan sabuk pengaman. lalu Shiv bergegas pergi ke belakang kemudi. Gangaa coba melarikan diri dan berhasil membuka pintu. Tapi Shiv cepat-cepat menutup pintu kembali dan segera menghidupkan mesin mobil. Gangaa memberontak. Shiv memeganginya dengan satu tangan, sementara tangan lain memegang kemudi.

Gangaa mengakui kesalahannya karena telah menuduh Shiv dengan tuduhan palsu, dia minta maaf dan memohon agar Shiv melupakannya. Shiv menolak, ".. kau terlambat menyadarai siapa aku sebenarnya. bahkan para Panchan menyerahkan keputusan tentang mu padamu. kau tak punya pilihan lain.." gangaa berkata kalau dia lebih memilih mati daripada menjalani hidup sesuai keinginan Shiv. Gangaa lalu coba membuka pintu mobil yang melaju cepat itu. Shiv menekan tubuh Gangaa ke tempat duduk dengan satu tangan. Gangaa tak berdaya... SInopsis Gangaa episode 565 by Meysha Lestari.

Gangaa 563     Gangaa 565

Bagikan :